Yusry

Search This Blog

Loading...

Sunday, 4 October 2009

Tumbuh Kembang Anak ( Masalah Gizi )

Malnutrition ataupun dkenali sebagaimasalah gizi adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh tidak seimbangnya zat gizi yang diperoleh dari makanan. Masalah gizi dibagi dalam dua kelompok yaitu masalah gizi-kurang (under nutrition) dan masalah gizi-lebih (over nutrition), baik berupa masalah gizi-makro ataupun gizi-mikro. Di Indonesia, terdapat banyak masalah yang melibatkan masalah gizi kurang ataupun gizi buruk.

Terdapat 2 jenis masalah gizi kurang iaitu gizi makro dan gizi mikro. Masalah gizi makro adalah masalah yang utamanya disebabkan kekurangan atau ketidakseimbangan asupan energi dan protein. Manifestasi dari masalah gizi makro bila terjadi pada wanita usia subur dan ibu hamil yang Kurang Energi Kronis (KEK) adalah berat badan bayi baru lahir yang rendah (BBLR). Bila terjadi pada anak balita akan mengakibatkan marasmus, kwashiorkor atau marasmic-kwashiorkor dan selanjutnya akan terjadi gangguan pertumbuhan pada anak usia sekolah.Masalah gizi mikro hanya dikenal sebutan dalam bentuk gizi kurang zat gizi mikro tertentu, seperti kurang zat besi, kurang zat yodium, dan kurang vitamin A. Masalah gizi makro, terutama masalah kurang energi dan protein (KEP) paling banyak menyerang pada balita dan yang memprihatinkan biasanya orang tua tidak pernah menyadari bahwa anak balitanya mengalami KEP.

Adapun tanda-tanda klinis Gizi Makro:


Tanda-tanda Kwashiorkor :


Kwashiorkor adalah gangguan gizi karena kekurangan protein biasa (KEP) sering disebut busung

lapar. Adapun tandanya yakni,

1. Edema (bengkak) umumnya di seluruh tubuh terutama pada kaki ( dorsum pedis )

2. Wajah membulat dan sembab

3. Otot-otot mengecil, lebih nyata apabila diperiksa pada posisi berdiri dan duduk, anak berbaring terus

menerus.

4. Perubahan status mental : cengeng, rewel kadang apatis.

5. Anak sering menolak segala jenis makanan ( anoreksia ).

6. Pembesaran hati

7. Sering disertai infeksi, anemia dan diare / mencret.

8. Rambut berwarna kusam dan mudah dicabut.

9. Gangguan kulit berupa bercak merah yang meluas dan berubah menjadi hitam terkelupas ( crazy

pavement dermatosis ).

10. Pandangan mata anak nampak sayu.

Tanda-tanda Marasmus


Marasmus adalah gangguan gizi karena kekurangan karbohidrat. Tanda anak dengan marasmus

yakni,

1. Anak tampak sangat kurus, tinggal tulang terbungkus kulit.

2. Wajah seperti orangtua

3. Cengeng, rewel

4. Perut cekung.

5. Kulit keriput, jaringan lemak subkutis sangat sedikit sampai tidak ada.

6. Sering disertai diare kronik atau konstipasi / susah buang air, serta penyakit kronik.

7. Tekanan darah, detak jantung dan pernafasan berkurang.

Tanda-tanda Marasmus-Kwashiorkor :


Tanda-tanda marasmus kwashiorkor merupakan gabungan tanda-tanda dari marasmus dan

kwashiorkor.

Pada kasus buruk, dimana kebutuhan nutrisi tubuh sangat kurang maka dapat menyebabkan pertahanan tubuh menurun. System imun yang turun ini dapat menyebabkan mikroorganisme yang memapar tubuh, dan dapat dengan mudah masuk dan berkembang biak di dalam tubuh.

No comments: